image: http://indo.chelseafc.com/cache/images/news/650.335.2fdd326137219f5b78846f026b53f7b86c07752a.jpg

Reaksi: Kerja keras dan kebahagiaan
Komentar : 15:56 4 Senin, Mei 2015
Bagi John Terry, ini adalah keempat kalinya ia meraih gelar juara, sekaligus menjadi kapten. Sementara, bagi Thibaut Courtois, ini menandai kesuksesan musim pertamanya setelah sebelumnya mencari pengalaman ketika dipinjamkan ke klub Spanyol.
Sang kapten, seperti pada 2006 dan 2010, berbicara soal kemenangan memorial ini yang dirayakan di depan pendukung di Stamford Bridge.
“Ini lebih istimewa lagi karena kami melakukannya di depan para pendukung kami,” jelasnya.
“Kami berhasil mempersiapkan kemenangan ini dengan menang di Leicester dan laga malam ini cukup sulit. Mereka bermain dengan baik dan menyulitkan kami, terutama di menit-menit akhir, namun kami bisa mengatasinya dan berhasil menjadi juara.”
“Tahun ini kami bekerja dengan sangat keras. Tentu gelar juara pertama sangatlah spesial tapi ketika melalui empat atau lima tahun tanpa memenangi gelar ini – setelah berjuang selama satu musim penuh dan tidak mendapat apa-apa, rasanya sangat mengecewakan – jadi kami akan menikmati gelar ini.”
“Aku dulu pernah menjadi ball boy, maskot, mengecat stadion ini, dan inilah tujuan hidupku, untuk memberikan gelar juara kepada para penggemar, setelah berusaha selama lima tahun.”
Courtois menambah gelar Premier League ini ke gelar juara yang diperolehnya di Belgia dan Spanyol.
“Aku sangat bangga karena aku masih berusia 22 tahun, hampir 23, dan rasanya luar biasa sudah meraih pencapaian seperti ini karena sebelumnya, memenangi La Liga dan Premier League hanyalah sebuah mimpi belaka,” katanya.
“Bisa menjadi juara bersama Atletico sangat spesial karena saat itu Barcelona dan Real Madrid sangat mendominasi dan sangat sulit bagi tim lain untuk mendobrak dominasi itu, tapi di Inggris, kami punya lima pesaing perebut gelar dan bisa menjadi juara empat laga sebelum musim habis adalah sesuatu yang luar biasa.”
“Kami tahu laga ini akan berat. Crystal Palace di bawah asuhan Alan Pardew sangat bagus. Kami punya banyak peluang namun sebagian besar selalu tidak tepat sasaran.”
“Mereka melakukan blok dengan baik dan mencoba melakukan serangan balik dengan pemain cepat yang mereka miliki di depan. Lalu mereka memasukkan satu striker lagi dan memainkan umpan-umpan panjang. Sulit, namun kami bisa menang dan kami senang bisa melakukannya di depan para pendukung kami.”
Kiper muda ini berkomentar soal Terry dan kiper rekannya, Petr Cech.
“Bekerja bersama pelatih kiper dan kiper setiap hari di level yang tinggi, kami selalu mendorong satu sama lain untuk semakin baik dan semakin baik lagi serta meraih hasil yang lebih baik pula. Kita sudah melihat, ketika aku tidak bisa bermain atau cedera, Petr bermain dengan fantastis. Kami berdua bisa bekerjasama dengan baik.”
“Beberapa minggu terakhir ini tidaklah muda tapi tim kami bisa mengatasi tekanan yang ada.”
“Di empat laga terakhir yang aku mainkan, aku mencatatkan cleen sheet. Akhir-akhir ini, pertahanan kami sangat kuat.”
“Ia (Terry) adalah seorang pemimpin dan kapten yang hebat. Dengan pengalamannya, ia membantu kami dalam melalui musim ini. Musim ini ia bermain luar biasa dan ia telah melalui laga-laga penting termasuk pekan lalu saat melawan Arsenal. Ia sangat penting bagi kami.”
Sementara, sang kapten, menggambarkan peran Jose Mourinho.
“Ia punya kelas yang berbeda, ia layak mendapat respek,” kata Terry.
“Ia sudah lama menjadi yang terbaik, dan sejak hari Natal lalu, kami adalah tim yang memainkan sepakbola terbaik lalu tim lawan menyulitkan kami. Namun, ia selalu menemukan cara untuk mengalahkan mereka.”
Read more at http://indo.chelseafc.com/news/latest/3107#HK0gQXgsVlFKbfVc.99